Beberapa hari yang lalu, saya mengikuti test Interview beasiswa Karya Salemba Empat. Do you know about Karya Salemba Empat Scholarship?
Bagi yang pengen lebih tau tentang ni beasiswa bisa gabung di Fbnya. Hmm, program ini lumayan bagus sih, selain dari sisi eknomi pada program ini ada berbagai pelatihan yang Insyaallah bisa memberikan efek positif pada pengembangan diri. Memang tidak mudah untuk bisa lolos seleksi. Harus memenuhi berbagai persayaratan, salah satunya essay. Berikut ini adalah essay yang saya bikin untuk melengkapi persyaratan beasiswa Karya Salemba Empat.


Keahlianku dalam Science dan Teknologi untuk Meningkatkan Peradaban Bangsa
Ar Rohim (08 /269985/PA/12160) Program Studi Fisika Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Kuliah merupakan suatu hal yang sangat dicita-citakan kebanyakan siswa termasuk siswa yang kurang mampu dari sisi ekonomi. Disisi yang lain pencitraan mahalnya biaya kuliah menjadi paradigma tersendiri bagi siswa yang kurang mampu, “orang miskin tidak layak kuliah”. Sangat banyak siswa yang berpotensi baik dalam kepemimpinan maupun akademik harus putus sekolah karena masalah biaya. Tidak jauh-jauh, di sekolah saya SMA Negeri 1 Gemolong angkatan kelulusan 2008 yang kuliah kurang dari 50% sedang berdasarkan prestasi lebih dari 50 % yang layak untuk kuliah. Hal inilah yang menjadi alasan saya untuk terus berprestasi karena memang kesempatan kuliah ini tidak didapatkan setiap orang, boleh jadi orang yang di luar (yang tidak menadapat kesempatan kuliah) lebih berpotensi dari saya. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Fisika Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada menjadi program studi yang saya pilih. Adapun alasan saya memilih program studi (prodi) fisika adalah
  1. Sesuai dengan keinginan
Segala sesuatu yang dilakukan atas dasar kecintaan maka akan berbuah manis dan terasa ringan. Atas dasar kecintaan terhadap fisika yang meskipun bagi sebagian siswa fisika itu momoknya siswa Ilmu Alam saya memilih program studi ini. Tidak hanya atas dasar suka, ada faktor lain yang menjadi pertimbangan saya kenapa memilih program studi fisika seperti kemampuan, prospek ke depan, kemanfaatan, dan masih banyak yang lain.
  1. Sesuai dengan kemampuan.
Saya memahami bahwasannya saya memiliki kemampuan dalam bidang fisika. Hal ini terbukti dengan nilai raport dan prestasi saya dalam olimpiade bidang fisika. Prestasi yang telah saya raih tidak menjadi penyebab saya harus menyepelakannya, “ tanpa belajarpun bisa” Bukan demikian, prestasi ini menjadi cambuk untuk terus belajar karena memang setiap manusia itu dilahirkan dalam keadaan bodoh, tidak tahu apapun. Salah satu metode untuk menjadi pandai adalah dengan belajar. Dengan masuk di program studi ini harapannya saya dapat mengembangkan basic ilmu yang saya miliki.
  1. Manfaat fisika
Ilmu fisika bisa dikatakan sebagai dasar dari ilmu teknik dan dasar dari teknologi. Melihat posisi fisika yang begitu penting baik dalam dunia pendidikan dan teknologi serta peradabana bangsa maka program studi fisika menjadi pilihan yang tepat bagi saya untuk bisa lebih bermanfaat dalam menjalani hidup.
  1. Physics is Foundamental of technology
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwasannya fisika menjadi dasar bagi perkembangan teknologi. Di Indonesia penghargaan terhadap fisikawan masih rendah sekali. Bukan berarti menyalahkan pihak pemerintah, sebagai seorang fisikawan saya harus instropeksi bahwa sumbang sih fisikawan di Indonesai masih bisa dikatakan sangat minim sekali. Oleh karena itu, melalui fisika ini saya ingin merubah pandangan dunia luar baik itu masyarakat maupun pemerintah bahwa fisika itu menjadi sesuatu yang penting untuk mendapat perhatian demi meningkatnya peradaban negara Indonesia.
Tidak dapat dipungkiri bahwasannya seorang mahasiswa itu butuh biaya baik itu biaya hidup maupun biaya untuk kelengkapan fasilitas belajar. Bukan berarti tidak bersyukur, keadaan ekonomi keluarga saya saat ini sedang labil. Biaya kuliah dan biaya hidup yang awalnya menjadi tanggung kini menjadi tanggungan saya sendiri. Untuk menopang biaya kuliah maka saya mengajukan beasiswa Karya Salemba Empat Tahun Akademik 2011 - 2012. Selain terbantunya sisi ekonomi, dalam beasiswa ini terdapat berbagai pelatihan dan kegiatan untuk mengembangkan diri baik diri sisi majerial diri, soft skill, komunikasi maupun kerjasama yang memperkuat alasan saya mengajukan beasiswa ini.
Fisika merupakan ilmu dasar, sehingga sangat disayangkan apabila hanya berhenti di strata satu. Fisika akan menjadi ilmu yang sangat bermanfaat apabila ada follow up dan aplikasinya. Pasca Sarjana saya berencana untuk kerja dengan pararel kuliah di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Elektro. Teknik Elektro menjadi pilihan di S2 karena di Indonesia perlu adanya seorang programer yang handal dalam menganalisis fenomena alam baik itu untuk kepentingan antisipasi bencana maupun kepentingan peradaban negara melalui teknologi. Banyaknya teknologi yang lolos dari deteksi teknologi di Indonesia seperti gempa, gunung meletus, dan lain sebagainya menjadi alasan khusus kenapa harus memilih jurusan Fisika di S1 dan Teknik Elektro di S2. Fisika untuk mengasah kepekaan terhadap gejala alam sedangkan teknik elektro sebagai eksekusi akhir dari gejala alam yang teramati.